9 Tanda Tersembunyi Anda Mungkin Mengalami Peradangan

9 Tanda Tersembunyi Anda Mungkin Mengalami Peradangan

Ternyata, sendi-sendi Anda yang kaku atau kebiasaan kamar mandi yang aneh bisa jadi disebabkan oleh peradangan.

Apa saja tanda-tanda peradangan kronis tingkat rendah? Ternyata tidak ada daftar periksa yang jelas, dan alasannya berasal dari gejala awal yang samar, tidak jelas, dan sering kali dapat dikaitkan dengan berbagai penyebab. Namun, penting untuk mewaspadai tanda-tanda potensial agar peradangan kronis awal tidak berlanjut dan mendorong tubuh menuju masalah kesehatan yang lebih serius.

Berikut sembilan tanda tersembunyi bahwa Anda mungkin mengalami peradangan—ditambah dengan apa yang harus dilakukan untuk mengatasinya.

1. Sendi Anda Sakit atau Kaku

Sedikit rasa tegang atau nyeri pada otot dan sendi setelah perubahan latihan atau aktivitas harian adalah normal dan merupakan jenis peradangan sehat yang akan hilang dengan sendirinya. Yang tidak normal adalah rasa nyeri dan kekakuan ringan yang terus berlanjut (dan tidak dapat ditelusuri penyebabnya).

Nyeri sendi mungkin merupakan salah satu tanda awal peradangan kronis yang disebabkan oleh berbagai hal. Nyeri sendi juga dapat menjadi tanda kondisi autoimun seperti artritis reumatoid, lupus, atau asam urat yang disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh yang terlalu lelah sehingga melepaskan zat kimia inflamasi yang tidak diperlukan. Cobalah mengurangi makanan pemicu peradangan utama untuk meredakan nyeri, dan pertimbangkan untuk menemui dokter jika nyeri terus berlanjut.

2. Anda Terus Melupakan Sesuatu

Merasa lebih mudah lupa atau tidak dapat mengingat sesuatu dengan baik? Daya ingat dan kemampuan kognitif menurun secara perlahan seiring bertambahnya usia, tetapi penelitian menunjukkan bahwa penanda inflamasi yang lebih tinggi dalam tubuh menyebabkan penurunan yang 8-12% lebih besar.

Tampaknya juga bahwa penurunan ini dimulai pada usia paruh baya. Ini berarti mengurangi peradangan sejak dini dapat memengaruhi hilangnya ingatan di kemudian hari, jadi jangan abaikan kelupaan tersebut jika tampaknya terjadi lebih sering dari biasanya. Makan lebih banyak makanan ini untuk membantu menjaga otak Anda tetap tajam .

3. Anda Merasa Tidak Menjadi Diri Sendiri

Tidak merasa seperti diri sendiri? Peradangan tingkat rendah menyebabkan perubahan pada aktivitas neurotransmitter dan fungsi otak, yang menurut penelitian membuat otak lebih rentan terhadap depresi. Selain itu, peradangan juga dapat mencegah antidepresan bekerja secara efektif pada beberapa individu.

Ini berarti tanda-tanda depresi—timbulnya gejala baru atau perubahan tingkat keparahan—sering kali menandakan adanya peradangan. Mencari cara untuk mengurangi peradangan sekaligus mencari bantuan profesional merupakan ide yang bagus untuk kesehatan mental dan fisik.

4. Anda Memiliki Masalah Pencernaan Baru

Masalah pencernaan yang muncul sesekali adalah hal yang normal, terutama saat Anda menyimpang dari asupan atau jadwal makan yang biasa. Namun, masalah pencernaan (seperti kembung atau diare) yang terus muncul selama kurun waktu tertentu bukanlah sesuatu yang dapat diabaikan, karena ini mungkin merupakan tanda peradangan.

Saluran pencernaan merupakan salah satu tempat pertama yang sering kali memperlihatkan tanda-tanda peradangan, dan ini dikarenakan peran bakteri baik dalam menciptakan penghalang pelindung antara apa yang kita cerna dan bagian tubuh lainnya. Ketika proses ini terganggu, senyawa peradangan akan lebih mudah memasuki aliran darah, yang memicu masalah pencernaan dan peradangan berkelanjutan.

5. Anda Memiliki Lemak Perut

Apakah bentuk tubuh Anda lebih mirip apel atau pir? Distribusi lemak sebagian besar ditentukan oleh genetika, dan Anda mungkin pernah mendengar bahwa kelebihan lemak di bagian tengah tubuh (berbentuk apel) meningkatkan risiko penyakit jantung dan diabetes.

Penelitian menunjukkan hal ini terjadi karena lemak perut mengeluarkan senyawa inflamasi yang memicu peradangan kronis, yang berarti sedikit lemak perut tambahan merupakan tanda bahwa Anda mungkin sudah mengalami peradangan. Pertimbangkan untuk memasukkan beberapa makanan ini untuk melawan peradangan dan lemak perut tambahan .

6. Tekanan Darah Anda Sedikit Lebih Tinggi

Peningkatan kecil pada tekanan darah merupakan hal yang harus diperhatikan, karena bisa jadi merupakan tanda awal peradangan kronis. Hal ini karena peradangan tingkat rendah dianggap sebagai kekuatan utama dalam perkembangan hipertensi, yang memicu kerusakan dan kekakuan pada pembuluh darah. Perhatikan angka-angka Anda, cari cara untuk mengurangi stres, awasi asupan natrium, dan pilih lebih banyak makanan anti-inflamasi untuk membantu mengelola tekanan darah .

7. Anda Selalu Tampaknya Mengetahui Apa yang Terjadi di Sekitar Anda

Peradangan kronis adalah reaksi kekebalan tubuh yang tidak sehat dan tidak normal yang menyebabkan sistem kekebalan tubuh bekerja berlebihan dan terstimulasi secara berlebihan. Ini berarti ketika Anda bersentuhan dengan bakteri dan virus, tubuh mungkin tidak siap untuk melawannya dan Anda mungkin merasa lebih rentan terserang flu. (Berikut cara untuk benar-benar membantu meningkatkan kekebalan tubuh Anda dan tidak jatuh sakit .)

Untuk menjaga sistem kekebalan tubuh berfungsi pada kondisi terbaiknya, carilah cara untuk mengurangi peradangan kronis (dan ingat bahwa ini mencakup hal-hal seperti pola makan, pengelolaan stres, dan tidur).

8. Anda Sering Marah dan Marah

Perasaan lapar dan kadar gula darah rendah biasanya berasal dari asupan karbohidrat dan gula olahan. Namun, perasaan itu juga merupakan tanda bahwa tubuh mampu mengelola glukosa dengan baik, yang dapat menjadi tanda adanya peradangan yang mendasarinya. Alasannya adalah peradangan kronis menyebabkan sel menjadi resistan terhadap insulin, yang menyebabkan kadar glukosa darah lebih tinggi dan mengganggu pengelolaan glukosa yang sehat, sehingga meningkatkan risiko diabetes tipe 2.

Jika Anda sendiri sering merasa lapar, perhatikan dulu apa yang Anda makan: tingkatkan serat, kurangi gula tambahan, ganti biji-bijian olahan dengan biji-bijian utuh dan konsumsi lebih banyak makanan anti-inflamasi . Namun, pantau gula darah Anda, dan sebutkan frekuensi momen “lapar” tersebut saat Anda menemui dokter—terutama jika Anda memiliki riwayat keluarga diabetes.

9. Anda Memiliki Iritasi Kulit Baru yang Tidak Kunjung Hilang

Masalah kulit yang terus-menerus dan tidak kunjung sembuh mungkin merupakan tanda bahwa tubuh mengalami peradangan. Peradangan kronis merupakan hasil dari sistem kekebalan tubuh yang bekerja berlebihan dan menciptakan iritasi yang terus-menerus dalam tubuh. Hal ini dapat membuat tubuh menjadi sangat sensitif terhadap hal-hal yang biasanya tidak bereaksi, dan iritasi kulit mungkin merupakan salah satu cara Anda melihatnya. Ada juga beberapa kondisi kulit (seperti eksim) yang sering kali disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh yang tidak bekerja sebagaimana mestinya. Bicaralah dengan dokter Anda untuk menyingkirkan masalah medis apa pun dan makan lebih banyak makanan antiperadangan ini untuk mendapatkan kulit yang indah.

Carolyn Williams, PhD, RD, adalah penulis buku masak baru, Meals That Heal: 100+ Everyday Anti-Inflammatory Recipes in 30 Minutes or Less , dan seorang pakar nutrisi kuliner yang dikenal karena kemampuannya menyederhanakan informasi makanan dan nutrisi. Ia menerima penghargaan James Beard Journalism tahun 2017. Anda dapat mengikutinya di Instagram @realfoodreallife_rd atau di carolynwilliamsrd.com.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *